Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Invasi Rusia ke Ukraina Ganggu Bisnis, Alibaba Pecat 40% Staf AliExpress Rusia
Advertisement . Scroll to see content

Dugaan Kejahatan Perang Rusia, Polisi Militer Belanda Kumpul Bukti di Ukraina

Jum'at, 29 April 2022 | 08:41 WIB
  • author Tim iNewsManado
Dugaan Kejahatan Perang Rusia, Polisi Militer Belanda Kumpul Bukti di Ukraina
Pemandangan kuburan di Bucha, wilayah Kyiv, Ukraina 28 April 2022. (REUTERS/Zohra Bensemra)

AMSTERDAM, iNews.id – Invasi Rusia ke Ukraina terindikasi adanya kejahatan perang oleh sejumlah pihak. Dugaan itu ternyata bukan isapan jempol semata, karena banyaknya temuan mayat warga sipil yang diduga dibantai.

BACA JUGA: Viral Arofa Wati Cari Suami, Rofa: Itu Hoax

Menyelidiki hal itu, Pemerintah Belanda akan mengirim tim forensik dari polisi militer nasional ke Ukraina untuk membantu menyelidiki kemungkinan kejahatan perang.

Dikutip Reuters, tim akan berangkat ke Ukraina dalam waktu singkat untuk membantu Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengumpulkan bukti di tempat-tempat di mana kejahatan perang mungkin telah dilakukan, ANP mengutip sumber yang dekat dengan masalah tersebut.

Pemerintah akan membuat keputusan akhir tentang misi pada hari Jumat (29/4/2022), kata sumber tersebut. Kementerian luar negeri Belanda menolak mengomentari laporan tersebut.

BACA JUGA: Trafficking Gadis Filipina ke Sulut Diungkap Polisi, Korban Dijual Lagi ke Bandung

Awal pekan ini, pengadilan mengatakan pihaknya juga akan berpartisipasi dalam tim investigasi gabungan yang dibentuk oleh Lituania, Polandia, dan Ukraina untuk pertukaran informasi dan penyelidikan terhadap dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. 

Editor: Fabyan Ilat

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut