Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : KPw BI Sulut Edukasi CBP Rupiah Kepada Puluhan Pelajar SD dan SMP di Talaud
Advertisement . Scroll to see content

Ketika Para Kepala Daerah Curhat di tHLM TPID Terkait Beras dari Luar Daerah

Kamis, 07 Maret 2024 | 22:39 WIB
  • author Subhan Sabu
Ketika Para Kepala Daerah Curhat di tHLM TPID Terkait Beras dari Luar Daerah
Ketika Para Kepala Daerah Curhat di tHLM TPID Terkait Beras dari Luar Daerah (Foto: Istimewa)

KOTAMOBAGU , iNewsManado.id - Selain kenaikan harga beras, adanya beras dari luar daerah masuk di Sulawesi Utara (Sulut) jadi perbincangan hangat di High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Bolmong Raya dan Kota Kotamobagu di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Kamis (7/3/2024)

“Dan yang anehnya kami di Bolsel itu beras yang paling banyak ialah beras dari Gorontalo dan Sulawesi Selatan, bukan beras dari Bolmong. Maka saya sangat setuju adanya kerjasama antar daerah (KAD) terkait beras ini,” ungkapnya.

Untuk itu Kamaru berharap dengan adanya kesepakatan terkait revitalisasi pos cek poin di Bolsel dan Bolmut, kiranya bisa mengawasi juga terkait pergerakan beras dari daerah lain.

“Mudah-mudahan dua cek poin tersebut akan mengecek ini beras yang masuk darimana? begitu juga dengan komoditas lain seperti tomat. Saya berharap ini bisa dioptimalkan sehingga persoalan harga bisa kita tekan,” tuturnya.

Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu Sofyan Mokoginta juga menyampaikan hal yang sama. Menurutnya, Bolmong Raya merupakan produsen beras di Sulut, tetapi beras yang beredar di pasaran justru berasal dari luar Sulut.

“Berdasarkan pengamatan kami di lapangan bahwa beras dari Kotamobagu maupun Bolmong Raya rata-rata dijual dengan harga tinggi ke Kota Manado. Tentu hal ini yang mempengaruhi ketersediaan dan keterjangkauan harga yang ada di kami,” tegas Sofyan.

Editor: Subhan Sabu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut