Polri Terus Dalami Insiden Kematian 131 Aremania di Stadion Kanjuruhan di Laga Arema Vs Persebaya

Fabyan Ilat
.
Rabu, 05 Oktober 2022 | 20:38 WIB
Aremania memasuki lapangan usai tim kesayangan mereka Arema Malang dikalahkan Persebaya di kandang sendiri, Sabtu (1/10/2022) malam. Foto/MPI

JAKARTA, iNewsManado.com - Jajaran Polri menggelar konferensi pers terkait perkembangan penyelidikan insiden tewasnya 131 aremania dalam laga Arema Vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022) akhir pekan lalu. 

Irjen Dedi Prasetyo Kadiv Humas Polri dalam konferensi pers, Rabu (5/10/2022) malam mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan sejumlah anggota Polri di lokasi kejadian. Menurut Dedi, pemeriksaan masih terus berlangsung hingga malam hari. 

"Tim audit investigasi dari Irwasum dan Propam sudah melakukan pemeriksaan terhadap 31 anggota Polri. Pemeriksaan ini sesuai petunjuk Kapolri untuk terus dipercepat penyelidikan," ujar Dedi Prasetyo. 

Dia mengatakan, selain pemeriksaan sejumlah anggota Polri yang diduga bersalah dalam insiden itu, pihak terkait melakukan pemeriksaan puluhan saksi. 

"Ada 35 saksi yang diperiksa. Ada saksi dari internal, yakni dari anggota polisi dan saksi eksternal," ujar dia. 

Dia juga menyebutkan, pemeriksaan akan berlansung hingga Kamis (6/10/2022) besok. Sebab, ada beberapa hal yang terus didalami. 

"Jadi kemungkinan, besok baru bisa saya sampaikan dengan jelas terkait penyelidikan kasus di Kanjuruhan," ujar dia. 

Diketahui, laga Arema Vs Persebaya mengakibatkan kericuhan usai laga dan menyebabkan 131 suporter Arema tewas diduga terinjak dan sesak napas akibat gas air mata yang ditembakkan petugas kepolisian.

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini