Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Heroik Manuel Musallam, Pendeta Palestina Rela Mati Demi Masjid Al Aqsa
Advertisement . Scroll to see content

Bentrok Polisi dan Warga Palestina di Masjid Al Aqsa, Perdana Menteri Israel Cuek

Minggu, 29 Mei 2022 | 17:57 WIB
  • author Tim iNewsManado
Bentrok Polisi dan Warga Palestina di Masjid Al Aqsa, Perdana Menteri Israel Cuek
Perdana Menteri Israel Naftali Bennett. (F: Istimewa)

BENTROKAN antara Polisi Israel dan warga Palestina di Masjid Al Aqsa akibat penolakan pelaksanaan parade orang Yahudi memeringati hari kemerdekaan, sepertinya tidak membuat Perdana Menteri Israel Naftali Bennett luluh.

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett telah menolak untuk membatalkan pelaksanaan parade yang bisa memicu bentrokan besar.

BACA JUGA: Bawa Sajam dan Rampas Handphone, 4 Pemuda di Girian Bawah Dibekuk Polisi

"Parade bendera akan diadakan seperti biasa sesuai dengan rute yang direncanakan, seperti yang telah terjadi selama beberapa dekade," kata kantornya pada hari Jumat, menambahkan bahwa pihaknya akan meninjau situasi secara teratur selama beberapa jam mendatang dilansir Reuters, Minggu (29/5/2022).

BACA JUGA: Polisi Israel dan Warga Palestina Bentrok di Masjid Al-Aqsa

Israel melihat seluruh Yerusalem sebagai ibu kota abadi dan tak terpisahkan, sementara Palestina menginginkan bagian timur sebagai ibu kota negara masa depan mereka. Hamas, yang dianggap sebagai organisasi teroris oleh pemerintah Barat, melihat semua Israel modern telah diduduki.

Bagi warga Palestina, pawai hari Minggu adalah penghinaan dan pelanggaran terhadap salah satu dari sedikit tempat di kota itu, yang semakin dikurung oleh pembangunan dan pemukiman Yahudi.

Bentrokan berulang terjadi antara warga Palestina dan polisi Israel di kompleks Al-Aqsa pada bulan April, selama bulan suci Ramadhan, dengan umat Islam marah dengan meningkatnya jumlah pengunjung Yahudi ke esplanade masjid.

Editor: Fabyan Ilat

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut