Bermusuhan di Ukraina, Amerika-Rusia Jalin Hubungan Baik Gegara Hal Ini

Wasis Wibowo
.
Kamis, 22 September 2022 | 18:12 WIB
Rusia dan Amerika Serikat kembali membuka hubungan baik. Foto/Ilustrasi/Istimewa

BAIKONUR, iNewsManado.com - Amerika Serikat dan Rusia kembali membaik hubungan diplomatiknya. Kedua negara diketahui terlibat perselisihan dalam serangan ke Ukraina oleh Rusia. 

Alasan kedua negara menjalin hubungan baik dipicu Terkait misi Soyuz MS-22 yang diluncurkan dari Situs 31 di Kosmodrom Baikonur, Kazakhstan, 21 September 2022 pukul 18.54 waktu setempat.

Misi ini diketahui merupakan misi luar angkasa yang melibatkan seorang astronot AS Frank Rubio dan dua kosmonot Rusia Sergey Prokopyev dan Dmitry Petelin.

Dilansir SINDOnews, astronot NASA bisa bergabung dalam misi Soyuz MS-22 yang diluncurkan Roscosmos di bawah perjanjian crew swap (pertukaran kru) yang baru antara AS dan Rusia. 

Ini merupakan perjanjian pertukaran kru pertama sejak program pesawat ulang-alik berakhir 15 tahun yang lalu.

 Pesawat ruang angkasa Soyuz MS-22 diluncurkan dengan roket Soyuz-2.1a, sembilan menit kemudian naik ke orbit, menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). 

Pesawat ruang angkasa Soyuz MS-22 berlabuh pada modul penelitian mini Rassvet di ISS setelah mengelilingi Bumi dua kali. 

 Meter Prokopyev, Petelin, dan Rubio tiba di laboratorium Rassvet pukul 19.35, kemudian palka dibuka dan ketiga astronot itu memasuki ISS. 

Setelah memberikan waktu agar tekanan seimbang di kedua sisi palka pesawat ruang angkasa, Prokopyev, Petelin dan Rubio akan naik ke stasiun dan bergabung dengan kru Ekspedisi 67. 

Mereka adalah komandan Oleg Artemyev, kosmonot Denis Matveev dan Sergey Korsakov, astronot NASA Bob Hines, Kjell Lindgren dan Jessica Watkins, dan astronot Badan Antariksa Eropa Samantha Cristoforetti. 

Prokopyev, Petelin dan Rubio dijadwalkan menghabiskan waktu selama enam bulan bertugas di ISS. Prokopyev, Petelin, dan Rubio akan bertransisi ke masuk dalam Ekspedisi 68 di bawah komando Cristoforetti yang menggantikan Artemyev. 

Cristoforetti akan menjadi wanita Eropa pertama yang memimpin kru ISS setelah serah terima yang akan dilakukan pada 28 September. 

Namun, masa kepemimpinan Cristoforetti sebagai komandan ISS akan singkat. Dia dijadwalkan untuk kembali ke Bumi pada bulan Oktober Bersama Hines, Lindgren dan Watkins di SpaceX's Crew Dragon "Freedom." 

 Keberangkatan mereka, seperti yang direncanakan saat ini, akan mengikuti jadwal kedatangan astronot lainnya, yaitu Nicole Mann dan Josh Cassada dari NASA, astronot Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) Koichi Wakata dan Anna Kikina, satu-satunya kosmonot wanita Rusia. 

Cristoforetti akan menyerahkan komando kepada Prokopyev sebelum dia kembali ke Bumi. Perjalanan astronot AS Rubio dan kosmonot Rusia Kikina ke luar angkasa diatur di bawah perjanjian pertukaran kru baru antara NASA dan Roscosmos. 

Dengan menerbangkan anggota awak satu sama lain, kedua badan antariksa memastikan selalu ada setidaknya satu astronot AS dan satu kosmonot Rusia di ISS. 

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini