Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kodam XIII/Merdeka Buka Pendaftaran untuk Calon Bintara TNI AD, Ini Persyaratan Lengkapnya
Advertisement . Scroll to see content

Edan! Anggota TNI Dikeroyok 5 Pria Bertato Saat Bonceng Istri Hamil, Para Pelaku Diketahui Mabuk

Jum'at, 02 September 2022 | 23:29 WIB
  • author Reza Fajri
Edan! Anggota TNI Dikeroyok 5 Pria Bertato Saat Bonceng Istri Hamil, Para Pelaku Diketahui Mabuk
Anggota TNI dikeroyok di Kota Salatiga. Foto/Ilustrasi/ANTARA

JAKARTA, iNewsManado.com - Kejadian pengeroyokan menimpa Pratu RW anggota Yonif MR 411/6/2 Kostrad. Dia mengalami luka-luka dan bengkak pada bagian wajah serta harus dirawat di RST Dr. Asmir Salatiga akibat dikeroyok 5 pemuda bertato yang dalam pengaruh minuman keras alias mabuk di Pasar Blauran Kota Salatiga, Jawa Tengah, Kamis (1/9/2022).

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Tatang Subarna membenarkan terjadinya pengeroyokan terhadap Pratu RW tersebut.

Kadispenad menyampaikan kejadian berawal saat Pratu RW yang membonceng istrinya D yang sedang hamil 6 bulan menuju Pasar Blauran. Dia diserempet kendaraan pickup yang dikendarai Argo Wahyu Pamungkas beserta 4 orang temannya.

Pratu RW sempat dibentak, tetapi yang bersangkutan tidak menghiraukan. Sesampainya di Pasar Blauran, Pratu RW dihentikan Argo. Argo kemudian melakukan pengeroyokan bersama keempat temannya tersebut.

Istri Pratu RW yang panik dan ketakutan melihat suaminya dikeroyok dan tersungkur di jalan, meminta pertolongan di grup Whatsapp suaminya. Kawan-kawan RW pun melakukan pencarian dan menemukan pelaku pengeroyokan.

Para pelaku dibawa ke Yonif MR 411/6/2 Kostrad dan selanjutnya dibawa ke RST Dr. Asmir Salatiga karena mengalami luka-luka. 

Editor: Fabyan Ilat

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut