Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Aturan Lengkap Larangan Penjualan Rokok Eceran di Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Rokok Elektrik Vs Rokok Konvensional, Berbahaya Mana?

Jum'at, 05 November 2021 | 08:40 WIB
  • author Martin Bagya Kertiyasa
Rokok Elektrik Vs Rokok Konvensional, Berbahaya Mana?
Ilustrasi. (Istimewa)

Tapi pada kenyataannya, rokok elektrik tetap menghasilkan nikotin. Hanya saja dalam bentuk uap dan bukan asap. Persamaan lainnya antara rokok elektrik dengan konvensional adalah bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. Sebagaimana diketahui, kedua jenis rokok ini, mengandung bahan karsinogen dan bahan oksidatif (radikal bebas).

Bahan yang terdapat pada catridge rokok elektrik juga mengandung karsinogen seperti propylene, glycol, gliserol formaldehid. Dokter Pediatric Pulmonologist, Dr. dr. Nastiti Kaswandani, SpK(A) menjelaskan bahwa rokok elektrik sama bahayanya dengan rokok konvensional. Sebab banyak zat yang terdapat dalam rokok elektrik yang bisa menyebabkan pneumonia.

“Siapa bilang rokok elektrik aman? Mereka malah dapat meningkatkan kerentanan terhadap bakteri penyebab pneumonia. Rokok elektrik juga dapat meningkatkan patogen yang resisten dan kebal terhadap obat,” terang dr. Nastiti.

 

Editor: Fabyan Ilat

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut