Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Daftar Harga Bahan Pokok di Manado, Cabe Rawit Sentuh Rp70.000 per Kg di Awal Maret 2023
Advertisement . Scroll to see content

Ini Arti Karombasan dan Sejarah Perkembangannya

Rabu, 02 Februari 2022 | 08:11 WIB
  • author Tim iNewsManado
Ini Arti Karombasan dan Sejarah Perkembangannya
Terminal penumpang di Karombasan. (Foto: Istimewa/detiksulawesi)

MANADO, iNews.id – Karombasan merupakan salah satu wilayah di Kota Manado yang begitu familiar.

Di Karombasan berada Terminal Pinasungkulan yang melayani transportasi masyarakat ke Kabupaten Minahasa, Tomohon dan Minahasa Tenggara.

Karombasan terbagi dua kelurahan, yakni Karombasan Utara dan Karombasan Selatan. Karombasan berada di Kecamatan Wanea.

Historisnya, dikutip dari berbagai sumber, Karombasan dulunya dipenuhi rerumputan. Rumput tersebut bernama Korombasan dari sebutan bahasa Tountemboan. Rumput Korombasan mirip rumput Australia.

Banyaknya rumput tersebut membuat para warga di situ memanfaatkan untuk makanan ternak seperti sapi dan kuda. Sebab, pada masa lampau, keberadaan delman/bendi pernah beroperasi di Karombasan.

Rumput Korombasan disebut banyak tumbuh di area Sekolah Polisi Negara (SPN).

Warga yang menetap di Karombasan didominasi dari Desa Tondegesan dan Tolok, Minahasa. Makanya, keberadaan ternak Kuda bukan jadi ha asing tempo dulu didaerah tersebut.

 

Editor: Fabyan Ilat

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut