BEIJING, iNews.id - Sebanyak 13 juta warga Kota Xi’an dilockdown sejak 23 Desember 2021.
Langkah ketat itu dilakukan setelah wilayah itu melaporkan 52 kasus virus Corona baru pada Desember lalu.
Warga kota Xi'an China yang tengah menjalani penguncian atau lockdown menukar barang-barang mereka dengan bahan makanan di tengah kekhawatiran akan kekurangan pangan.
Sebuah postingan di media sosial memperlihatkan penduduk setempat menukar rokok dan gadget mereka dengan makanan.
Wabah di kota yang jauh lebih besar di barat adalah yang terburuk yang pernah dialami China dalam beberapa bulan karena melanjutkan strategi "nol Covid." China berusaha untuk membasmi virus daripada mencoba untuk hidup dengannya.
Pihak berwenang di Xi'an telah menyediakan makanan gratis untuk warganya, tetapi banyak yang menyampaikan keluhan di media sosial. Beberapa warga mengatakan persediaan makanan mereka hampir habis atau mereka belum menerima bantuan.
Video dan foto di situs media sosial Weibo menunjukkan orang-orang menukar rokok dengan kubis, cairan pencuci piring dengan apel, dan pembalut dengan setumpuk kecil sayuran.
Satu video menunjukkan seorang penduduk muncul untuk menukar konsol Nintendo Switch-nya dengan sebungkus mie instan dan dua roti kukus.
“Orang-orang bertukar barang dengan orang lain di gedung yang sama, karena mereka tidak lagi memiliki cukup makanan untuk dimakan," kata seorang warga bermarga Wang kepada Radio Free Asia yang dinukil BBC, Selasa (4/1/2022).
Editor : Norman Octavianus