Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Krisdayanti Batalkan Rencana Liburannya bersama Keluarga Besar Aurel Hermansyah, Ada Apa?
Advertisement . Scroll to see content

Awas Daging Ayam Berformalin Beredar, 1 Kasus Ditemukan di Tangerang

Jum'at, 10 Desember 2021 | 20:51 WIB
  • author Isty Maulidya
Awas Daging Ayam Berformalin Beredar, 1 Kasus Ditemukan di Tangerang
Ilustrasi penjualan daging ayam. (Foto: Istimewa)

TANGERANG, iNews.id - Menjelang Hari Natal dan tahun baru ( Nataru ), Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang melakukan intensifikasi pengawasan pangan di Pasar Anyar, Jumat (10/12/2012). Hasilnya ditemukan bahan formalin dalam ceker ayam dan kepala ayam, perikanan bersih, pertanian ada residu pada beberapa sayuran.

Temuan itu kemudian masih akan diperiksa ulang. Selain itu, ditemukan juga bahan boraks pada lontong dan rodamin pada kerupuk pasir

Kepala DKP Kota Tangerang Abduh Surahman mengatakan, upaya ini sekaligus untuk mengantisipasi potensi bahaya produk pangan tidak memenuhi ketentuan (TMK), yang cenderung meningkat pada hari-hari besar. Sebagai akibat meningkatnya permintaan atau demand dan persediaann atau supply kebutuhan pangan.

“Melalui intensifikasi yang dilakukan, tim berhasil mengambil 43 sampel pangan. Mulai dari, ayam, lontong, tahu, daging, manisan, hingga kerupuk-kerupuk. 20 sampel di tes boraks, 4 sampel dites rodamin dan 19 sampel di tes formalin,” ungkap Abduh.

Abduh menambahkan, pengawasan ini merupakan bentuk pengawasan post-market yang dilakukan untuk melengkapi pengawasan rutin, di samping kegiatan operasi atau pengawasan dengan target khusus. Meski adanya temuan bahan berbahaya pada beberapa jenis pangan, persentase aman pangan di Pasar Anyar diangka 93,02 persen.

“Prinsipnya Pemkot Tangerang akan melakukan teguran dan pembinaan. Sebelumnya, kita telah melakukan penindakan pengendalian oleh Kepolisian, dan sidang tipiring dilakukan Satpol PP dengan denda dan pembinaan,” jelasnya.

Editor: Fabyan Ilat

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut