Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Vladimir Putin Nyaris Diledakkan di Dalam Mobil, Begini Kronologinya
Advertisement . Scroll to see content

Daftar Pemimpin Negara yang Tidak Diundang ke Pemakaman Ratu Elizabeth II

Selasa, 20 September 2022 | 19:46 WIB
  • author Fabyan Ilat/Net Manado
Daftar Pemimpin Negara yang Tidak Diundang ke Pemakaman Ratu Elizabeth II
Pemimpin negara yang tidak diundang ke pemakaman Ratu Elizabeth II. Foto/Istimewa

LONDON, iNewsManado.com - Sejumlah pemimpin negara yang tidak diundang ke pemakaman Ratu Elizabeth II ternyata mengundang tanya publik. 

Apa pasal? Pemimpin negara yang tidak diundang ke pemakaman Ratu Elizabeth II tentunya diartikan beragam alasannya. 

Ketokohan Ratu Elizabeth II tentunya membuka fakta baru terkait hubungan Kerajaan Inggris dengan sejumlah negara dunia.

Sebab, tidak diundang nya sejumlah pemimpin negara tentu otomatis mengartikan ketidakharmonisan hubungan dengan Kerajaan Inggris. 

Berikut daftar pemimpin negara yang tidak diundang ke pemakaman Ratu Elizabeth II dirangkum Selasa (20/9/2022):

 


Foto/REUTERS.

1. Vladimir Putin

Pemimpin negara yang tidak diundang ke pemakaman Ratu Elizabeth II yang pertama adalah Presiden Rusia Vladimir Putin. 

Dirangkum berbagai sumber, Vladimir Putin tidak diundang ke pemakaman Ratu Elizabeth II karena hubungan Rusia dan Kerajaan Inggris tidak harmonis. Sisi lain, Ratu Elizabeth II disebut tidak disukai warga Rusia. 


Foto/Istimewa

2. Alexander Lukashenko

Pemimpin negara yang tidak diundang ke pemakaman Ratu Elizabeth II yang berikutnya Presiden Belarusia Alexander Lukashenko. Sumber menyebutkan, tidak diundang nya Alexander Lukashenko dalam pemakaman Ratu Elizabeth II dipicu penyerangan Rusia ke Ukraina. Alexander Lukashenko disebut sosok yang mengarahkan Rusia menyerang Ukraina. 

 


Foto/frontiermyanmar

3. Min Aung Hlaing

Pemimpin negara yang tidak diundang ke pemakaman Ratu Elizabeth II yang berikutnya adalah Pemimpin Myanmar Min Aung Hlang.

Alasan tidak diundangnya pemimpin Myanmar karena Myanmar dikenai sanksi oleh Inggris karena penindasan Myanmar pada komunitas Rohingya. 

 

Editor: Fabyan Ilat

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut