Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jabar Gempar! Lagi 3 Santriwati Dicabuli Oknum Guru Pesantren Selama 2 Tahun
Advertisement . Scroll to see content

5 Santriwati Dicabuli Oknum Ustaz di Musi, Modus Minta Kerokan

Kamis, 18 November 2021 | 21:30 WIB
  • author Era Neizma Wedya
5  Santriwati Dicabuli Oknum Ustaz di Musi,  Modus Minta Kerokan
Imam Mas (48), oknum ustaz di Desa Banpres, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumsel ditangkap polisi. (Foto: Istimewa)

MUSI RAWAS, iNews.id – Imam Mas (48), oknum ustaz di Desa Banpres, Kecamatan Tuah Negeri, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumsel ditangkap polisi.

Pengurus Pondok Pesantren tersebut dibekuk karena telah mencabuli santriwatinya sendiri dengan modus minta dikeroki. Tersangka diamankan di rumahnya, Selasa (16/11/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy melalui Kasat Reskrim AKP Dedi Rahmat Hidayat mengatakan, pihaknya telah menerima laporan adanya tindak pidana persetubuhan anak di bawah umur yang dilakukan oleh tersangka.

Dan bukan hanya satu anak yang mengalami hal itu, namun ada 5 santriwati lainnya diduga menjadi korban pencabulan dan pelecehan seksual tersebut.

“Tim melakukan pemeriksaan, kemudian berhasil mengamankan tersangka di rumahnya tanpa perlawanan,” ujar Kasat Reskrim, Kamis (18/11/2021).

Dijelaskan Dedi, peristiwa yang dialami oleh salah satu korban terjadi pada bulan September 2021, sekitar pukul 11.45 WIB tersangka memanggil korban ke kamarnya untul minta dikerok dan dipijit.

Kemudian tersangka mengatakan kepada korban ada makhluk halus yang mengganggu, lalu muka dari korban diolesi minyak dan leher korban ditempeli keris.

Hingga akhirnya korban di rudapaksa oleh tersangka. “Usai kejadian itu korban mengalami trauma lalu memberitahukan kepada orang tuanya dan melaporkan peristiwa itu ke Mapolres Mura,” jelas Dedi.

Editor: Fabyan Ilat

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut