get app
inews
Aa Text
Read Next : Ini 5 Game Google Paling Populer di 2022

Game Roblox untuk Anak: Aman atau Masih Berisiko?

Rabu, 02 April 2025 | 16:59 WIB
header img
Game Roblox jadi pergunjingan karena beresiko pengguna anak-anak. Foto/Istimewa

JAKARTA, iNEWSMANADO.ID - Dengan lebih dari 90 juta pengguna global, termasuk 34 juta anak di bawah 13 tahun yang menghabiskan hampir 3 jam sehari di platform ini, Roblox bukan sekadar game biasa.

Dikutip berbagai sumber Rabu (2/4/2025), Roblox adalah semesta virtual tempat anak-anak berkreasi, bersosialisasi, dan menjelajahi ribuan pengalaman—mulai dari merawat hewan peliharaan digital hingga berpetualang di arena hide-and-seek berbasis GPS. 

Namun, di balik daya tariknya, platform ini menyimpan risiko: perundungan daring, eksploitasi seksual, hingga paparan konten ekstrem.  

 

Roblox menghadirkan sejumlah fitur baru:  

1. Pembatasan Komunikasi: Anak di bawah 13 tahun hanya bisa berinteraksi via teks dalam mini-games tertentu.  

2. Kontrol Orang Tua: Memungkinkan pembatasan waktu bermain, filter konten, hingga pengelolaan daftar teman.  

3. Sistem Peringkat Konten: Pengalaman di Roblox kini menggunakan kategori kematangan (mirip rating film), bukan hanya batas usia. Konten tanpa label hanya bisa diakses pengguna 13+—mengakui bahwa kematangan anak berbeda meski usia sama.  

4. Verifikasi Orang Tua: Untuk mengaktifkan fitur ini, orang tua harus membuat akun terverifikasi menggunakan identitas atau kartu kredit.  

 

Meski fitur keamanan diperbarui, dua isu kritis tetap ada:  

- Risiko Data Pribadi: Verifikasi dengan kartu kredit atau identitas membuka celah kebocoran data—masalah serius di era penipuan digital.  

- Tekanan Monetisasi: Roblox mendorong pengeluaran uang nyata untuk aksesori avatar, upgrades, atau hewan virtual. Pesan "berbayar = lebih seru" secara halus tertanam dalam pengalaman bermain.  

Fitur baru hanya efektif jika orang tua aktif menggunakannya. Sayangnya, kesibukan, kurangnya literasi digital, atau ketidaktahuan sering menjadi penghalang. Tanpa pendampingan, kontrol keamanan hanyalah ilusi.  

Roblox tetap menyimpan risiko, tapi dengan keterlibatan aktif orang tua, platform ini bisa menjadi ruang kreativitas yang relatif aman. Pertanyaannya: seberapa siap Anda menjadi "penjaga gawang" digital bagi anak?. (*)

 

Editor : Fabyan Ilat

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut