Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kongres PDIP Dipastikan Tahun Ini, Olly Dondokambey Kasih Bocoran Waktunya?
Advertisement . Scroll to see content

Begini Panduan Tes Keaslian Ambergris

Senin, 10 Maret 2025 | 12:47 WIB
  • author Norman Octovianus
Begini Panduan Tes Keaslian Ambergris
Panduan tes keaslian Ambergris perlu diketahui masyarakat. Foto/ Istimewa

MANADO, iNEWSMANADO.ID - Bagi para pemburu harta karun pantai, menemukan gumpalan misterius seperti lilin seringkali memicu harapan: "Jangan-jangan ini ambergris, si 'emas terapung' dari laut!" Tapi sebelum larut dalam euforia, ikuti langkah detektif ini untuk membedakan mitos dari fakta.  

 

Langkah pertama:

Tes Jarum Membara

 Panaskan ujung jarum hingga membara, lalu tusukkan perlahan ke permukaan benda tersebut.  

-Jika itu ambergris asli: Jarum akan melelehkan lapisan luar, mengeluarkan asap putih tipis, dan aroma khas—seperti campuran tanah basah, rumput laut, dan kayu tua yang eksotis.  

-Tapi hati-hati! Banyak "penipu" bereaksi serupa: lilin lebah, parafin, atau bahkan residu minyak sawit yang terdampar bisa meleleh dan berasap. Laut memang ahli makeup—ia bisa memutihkan dan melicinkan permukaan sampah jadi mirip harta karun!

 

Bau: Uji Penciuman yang Mengelabui

Penciumannya sering jadi batu sandungan. Ambergris punya aroma kompleks yang sulit dideskripsikan:  

- Bagi sebagian orang: Wanginya seperti parfum alam yang elegan, mirip kayu cedar atau tembakau kering.  

-Bagi yang lain: Aromanya menusuk, seperti ikan busuk bercampur kotoran hewan. Faktanya, anjing justru tergila-gila dengan bau ini!

- Kuncinya: Jika baunya membuatmu ingin muntah atau mengingatkan pada selokan, besar kemungkinan itu bukan ambergris.  

 

Laut: Seniman Penipu Ulung

Jangan tertipu oleh penampilan! Laut punya trik licik:  

1. Pemutih alami: Kayu apung, plastik, atau karet yang bertahun-tahun di air asin akan berubah pucat dan halus—mirip tekstur ambergris.  

2. Polusi yang menyamar: Tumpahan minyak kelapa sawit, lemak industri, atau lilin kapal sering terbawa ombak ke pantai, membentuk gumpalan mirip "emas laut".  

Kesimpulan: Jangan Langsung Percaya!

1. Ambergris sangat langka. Peluang menemukannya mungkin setara dengan digigit hiu sambil menang lotere!  

2. Waspada "tes DIY" palsu: Meleleh saat dipanaskan? Belum tentu! Uji laboratorium adalah jalan teraman.  

3. Jika ragu: Bungkus sampel, kirim ke ahli.(*)

 

Editor: Fabyan Ilat

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut