Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Negara Penduduk Terbanyak di Dunia, China Nomor 2
Advertisement . Scroll to see content

Wow! China Uji Coba Matahari Buatan, Panasnya Mendekati 70 Juta Derajat Celcius

Senin, 03 Januari 2022 | 21:42 WIB
  • author Anton Suhartono
Wow! China Uji Coba Matahari Buatan, Panasnya Mendekati 70 Juta Derajat Celcius
China uji coba matahari buatan atau EAST, panasnya mendekati 70 juta derajat celcius selama 1.056 detik. (Foto: China Atomic Energy Authority)

HEFEI, iNews.id - China kembali melakukan uji coba matahari buatannya atau Experimental Advanced Superconducting Tokamak (EAST). Dalam pengujian terbaru itu, EAST mencapai suhu tinggi secara terus menerus selama 1.056 detik. Dan ini menjadi catatan operasi terlama dari jenis alat serupa di dunia.

Uji coba yang berlangsung pada Kamis pekan lalu itu diumumkan peneliti Institut Fisika Plasma dari Akademi Ilmu Pengetahuan China (ASIPP), Gong Xianzu, keesokan harinya. Dia bertanggung jawab atas uji coba matahari buatan yang dilakukan di Hefei, Provinsi Anhui.

“Kami mencapai suhu plasma 120 juta derajat Celcius selama 101 detik dalam percobaan pada paruh pertama 2021. Kali ini, operasi plasma dipertahankan dalam kondisi mapan selama 1.056 detik pada suhu mendekati 70 juta derajat Celcius, meletakkan dasar ilmiah dan eksperimen yang kuat untuk menjalankan reaktor fusi,” kata Gong, dikutip dari China Daily, Senin (3/1/2022).

Tujuan akhir dibuatnya EAST adalah menciptakan fusi nuklir seperti Matahari dengan menggunakan deuterium yang berlimpah di laut sehingga bisa menyediakan energi bersih yang stabil.

Berbeda dengan bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak, dan gas alam, yang terancam habis serta mengancam lingkungan, bahan mentah yang dibutuhkan untuk matahari buatan hampir tidak terbatas, tersedia di Bumi.

Energi fusi dianggap sebagai energi pamungkas yang ideal untuk masa depan.

Editor: Norman Octavianus

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut